logo
Indonesian (ID)English (United Kingdom)

* Balikpapan Beriman - Ku Bangun, Ku Jaga, Ku Bela *                                                                                                            * "KALTIM BANGKIT 2013" - Membangun KALTIM Untuk Semua *                                                         *DIHIMBAU KEPADA SELURUH WARGA BALIKPAPAN UNTUK WASPADA TERHADAP BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR - SIAGA KETIKA MELIHAT HUJAN LEBAT - JANGAN PANIK !! SEGERA EVAKUASI DIRI KE TEMPAT TINGGI YANG AMAN *                     
Thursday, October 23, 2014

Home
Sambutan Presiden RI pada Acara Harganas XI 2004 PDF Cetak E-mail
RABU, 30 JUNI 2004 12:11
Saudara-saudara Menteri,
Saudara Gubernur, Ketua DPRD, dan para Anggota MUSPIDA Propinsi Kalimantan Timur,
Hadirin yang berbahagia.


Assalamulaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,


Hari ini, seperti tahun-tahun yang lalu, kita bersama-sama memperingati Hari Keluarga Nasional. Kita memperingati hari Keluarga Nasional setiap tahun, karena menyadari pentingnya peranan keluarga bagi kehidupan kita, bagi aanak-anak kita, serta bagi masyarakat dan bangsa kita.

Kita memang mengambil saat bergabungnya kembali pejuang-pejuang kemerdekaan kita yang dahulu berjuang di sekitarYogyakarta Ibukota Perjuangan bangsa kita saat dengan keluarga mereka, sebagai momentum untuk memperingati Hari keluarga Nasional. Selama perang Kemerdekaan, para pejuang kita harus meninggalkan keluarganya untuk waktu yang tidak menentu. Banyak diantara merekadan keluarga mereka yang tidak mengetahui keselamatan dan keadaan masing-masing. Tetapi berkat perjuangan para pejuang kemerdekaan dan berkat pengorbanan keluarga mereka itulah, bangsa kita berhasil menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Bangsa kita tumbuh dan hidup sebagai bangsa yang terhormat, sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya.



Sekarang kita mengenang kembali peristiwa penting itu, dan mempertebal tekad untuk melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia yang adil makmur dan Demokratis. Kita memperingati hari Keluarga Nasional untuk mempertebal tekad melanjutkan cita-cita mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera, keluarga yang sakinah dan mawadah.


Kita semua tahu, jalan kearah itu tidak selalu mudah dan cepat. Perjuangan panjang yang kita tempuh melalui pembangunan selama tiga dasawarsa terakhir ini, juga belum sepenuhnya mampu mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi semua keluarga Indonesia. Kita masih harus bekerja lebih keras lagi untuk dapat mewujudkannya.


Sebagai satuan terkecil dalam tatanan masyarakat, keluarga adalah pangkalan utama dalam kehidupan manusia. Dalam lingkungan keluarga pula, anak-anak tumbuh dan memperoleh bekal awal sebelum masuk dalam pergaulan masyarakat. Kenyataan juga menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang sehat, sejahtera dan bahagia, berikutnya berkembang menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Karenanya tidaklah salah bilamana kualitas keluarga akan menentukan kualitas manusia dan kualitas masyarakat Indonesia di masa depan.


Namun demikian, untuk membangun keluarga-keluarga yang sejahtera itu diperlukan kesungguhan dan perhatian yang lebih besar dari kita semua. Hal ini penting, karena dihadapan kita terbentang berbagai hambatan dan tantangan yang tidak ringan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang begitu pesat, disatu sisi memang membuat kehidupan kita bertambah mudah.



Hubungan antara satu tempat dengan tempat lainnya kian dapat dilakukan dengan mudah dan dalam waktu yang sangat singkat. Hubungan antar bangsa juga terus bertambah intensif. Dunia bahkan kian terasa bagai tanpa batas. Umat manusia seolah-olah hidup dalam satu masyarakat besar, masyarakat dunia. Pengaruh nilai-nilai baru yang muncul, menjadi sulit terbendung dalam dunia serasa makin menyempit dan makin terbuka tadi.


Perubahan lain juga melanda masyarakat kita. Terjadi pergeseran nilai yang dinamik ketika pola dan budaya agraris sedikit demi sedikit terdesak oleh nilai-nilai yang lazim berkembang dalam masyarakat industri. Disatu sisi, perkembangan tersebut menampilkan kekuatan pendorong kemajuan. Tetapi disisi lain, kita juga menyaksikan berlangsungnya proses melonggarnya ikatan kekeluargaan. Penghargaan terhadap sistem nilai keluarga, salah satu ciri penting dari masyarakat kita, kian meluntur.


Tidak ada satu bangsapun yang mampu menghindar dari perubahan-perubahan tadi berikut pengaruh yang ditimbulkannya, termasuk terhadap kehidupan bangsa kita. Oleh sebab itu, bagaimana memperkuat sendi-sendi dasar yang menopang nilai-nilai kehidupan kita, akhirnya merupakan masalah yang perlu diberi perhatian utama dan untuk pertama-tama harus dibangun dalam keluarga.


Dalam keluargalah pada awalnya kita membangun dan memperkuat basis moral, karakter dan kepribadian seluruh anggota keluarga khususnya anak-anak kita. Kita melakukannya dengan maksud agar mereka mampu membentengi diri dan keluarga dari pengaruh eksternal yang kurang menguntungkan. Dengan bekal itu pula kita berusaha menepis atau meminimalkan ekses dari pengaruh perkembangan dan kemajuan dalam kehidupan dunia.


Karena pemikiran itu pula saya mengajak kita semua untuk terus membekali moral, karakter dan kepribadian anak-anak kita dengan nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai kesejarahan dan wawasan kebangsaan kita. Semua itu penting untuk meningkatkan ketahanan pribadi anak-anak kita dan ketahanan keluarga-keluarga kita. Hanya dengan ketahanan yang tinggi, keluarga-keluarga Indonesia akan menjadi benteng yang kokoh dalam menghadapi perubahan-perubahan tadi. Hanya keluarga-keluarga yang sehat, sejahtera dan bahagialah yang memiliki ketahanan yang tinggi.


Saudara-saudara yang saya hormati,

Kita jelas gembira bahwa kemajuan-kemajuan yang kita capai sampai saat ini tidak saja telah berhasil meningkatkan kemampuan keluarga dalam masyarakat bangsa kita , tetapi juga menjadikan keluarga-keluarga kita makin sedikit jumlah anggotanya. Sosok keluarga dalam masyarakat kita cenderung semakin menjadi keluarga-keluarga yang kecil.


Format keluarga seperti itu terasa kian ideal, karena lebih memungkinkan dioptimasikan nya potensi dan sumberdaya yang tersedia dalam mewujudkan kesejahteraan. Dalam kaitan ini, saya kembali minta perhatian kita semua, terhadap pembangunan di sektor keluarga berencana. Program-program di sektor ini harus kita tingkatkan dan terus kita masyarakatkan.


Meskipun kewenangan disektor ini telah dilimpahkan kepada pemerintah di daearah, pembangunan di sektor keluarga berencana ini hendaknya tidak dibiarkan mengendor. Sebaliknya, kita justru harus terus menghidupkan semangat untuk membangun keluarga yang kecil, sehat, sejahtera dan bahagia. Dalam kaitan ini, saya minta kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota untuk memberikan perhatian yang semestinya kepada masalah keluarga berencana di daerah masing-masing.


Marilah kita galak-kan lagi semangat dan kegiatan keluarga berencana dalam kehidupan nasional kita. Kepada Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, saya minta untuk memberi tuntunan kebijakan, dorongan dan bimbingan kepada pemerintah di daerah dalam penyelenggaraan program-program dan kegiatan keluarga berencana ini di tengah masyarakat. Ajaklah semua kalangan, termasuk para tokoh dan pemuka masyarakat kita.


Saya juga minta para Gubernur, Bupati dan Walikota untuk bersama-sama Badan Koordinasi Keluarga Berencaana Nasional menyususn program dan kegiatan di bidang ini. Bagaimanapun, masalah kependudukan, seperti halnya dengan kesejahteraan dan ketentraman masyarakat, sesungguhnya merupakan urusan pangkal yang paling mendasar dalam pelaksanaan otonomi daerah.


Demikianlah Saudara-saudara beberapa pesan saya dalam peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini. Mudah-mudahan, segala ikhtiar dan usaha yang kita lakukan dalam rangka membangun keluarga Indonesia yang sejahtera, selalu memperoleh tuntunan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh'


Balikpapan, 28 Juni 2004

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,



MEGAWATI SOEKARNOPUTRI.
 

Agenda Kota

Last month October 2014 Next month
M T W T F S S
week 40 1 2 3 4 5
week 41 6 7 8 9 10 11 12
week 42 13 14 15 16 17 18 19
week 43 20 21 22 23 24 25 26
week 44 27 28 29 30 31

Program dan Kegiatan

Banner

Statistik Pengunjung

823608
Hari IniHari Ini2387
KemarinKemarin5266
Minggu IniMinggu Ini17897
Bulan IniBulan Ini100001
SeluruhnyaSeluruhnya823608

Jejak Pendapat

Bagaimana tampilan website kota Balikpapan menurut anda ?
 


Pemerintah Kota Balikpapan
Jl. Jenderal Sudirman no.1 rt.13, Balikpapan Telp. 0542-421500, 421600, 734115 Fax: 0542-425412
e-mail : admin@balikpapan.go.id